Biografi Hasyim Asy’ari: Tokoh Penting dalam Sejarah Islam Indonesia

Posted on

Biografi Hasyim Asy'ari: Tokoh Penting dalam Sejarah Islam Indonesia

Biografi Hasyim Asy’ari adalah sebuah catatan perjalanan hidup dan perjuangan seorang tokoh penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Hasyim Asy’ari lahir pada tahun 1871 di Jombang, Jawa Timur. Ia adalah pendiri Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. Hasyim Asy’ari juga dikenal sebagai pahlawan nasional Indonesia karena perannya dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda.

Hasyim Asy’ari adalah seorang ulama yang sangat dihormati. Ia dikenal karena keilmuan dan kesalehannya. Hasyim Asy’ari juga seorang pemimpin yang visioner. Ia mampu menyatukan umat Islam di Indonesia dan memimpin mereka dalam perjuangan melawan penjajahan. Hasyim Asy’ari wafat pada tahun 1947 dan dimakamkan di Jombang, Jawa Timur. Makamnya menjadi tempat ziarah bagi umat Islam dari seluruh Indonesia.

Biografi Hasyim Asy’ari

Biografi Hasyim Asy’ari merupakan catatan perjalanan hidup dan perjuangan seorang tokoh penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Berbagai aspek penting dalam biografinya meliputi:

  • Kelahiran dan Masa Kecil
  • Pendidikan dan Keilmuan
  • Pengajaran dan Dakwah
  • Pendirian NU
  • Perjuangan Kemerdekaan
  • Kepemimpinan dan Visi
  • Karya dan Pemikiran
  • Wafat dan Makam
  • Warisan dan Pengaruh

Kesembilan aspek tersebut saling terkait dan membentuk perjalanan hidup Hasyim Asy’ari yang penuh dengan perjuangan, pengorbanan, dan dedikasi untuk agama dan bangsa. Beliau adalah sosok ulama, pemimpin, dan pejuang yang sangat dihormati dan menjadi inspirasi bagi umat Islam di Indonesia.

Kelahiran dan Masa Kecil

Kelahiran dan masa kecil merupakan aspek penting dalam biografi Hasyim Asy’ari karena membentuk karakter dan perjalanan hidupnya di kemudian hari. Beliau dilahirkan pada tanggal 10 April 1871 di Desa Gedang, Jombang, Jawa Timur, dalam keluarga yang sederhana namun taat beragama.

  • Latar Belakang KeluargaHasyim Asy’ari lahir dari pasangan Kiai Asy’ari dan Nyai Halimah. Ayahnya adalah seorang petani dan pedagang, sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang salehah. Meskipun hidup dalam kesederhanaan, keluarga Hasyim Asy’ari sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan pendidikan.
  • Pendidikan dan Pengaruh GuruSejak kecil, Hasyim Asy’ari menunjukkan kecerdasan dan semangat belajar yang tinggi. Beliau mulai belajar mengaji pada usia dini dan kemudian berguru kepada beberapa kiai terkemuka di Jawa Timur, seperti Kiai Kholil Bangkalan dan Kiai Hasyim Asyari Tebuireng. Guru-guru ini sangat berpengaruh dalam membentuk pemikiran dan karakter Hasyim Asy’ari.
  • Pengalaman dan Pembentukan KarakterPengalaman dan lingkungan masa kecil Hasyim Asy’ari juga membentuk karakternya yang kuat dan mandiri. Beliau terbiasa hidup sederhana dan bekerja keras membantu orang tuanya. Sejak kecil, beliau juga dikenal sebagai pribadi yang pemberani dan tidak takut membela kebenaran.
  • Peran dalam Perjalanan HidupLatar belakang keluarga, pendidikan, dan pengalaman masa kecil Hasyim Asy’ari menjadi landasan penting bagi perjalanan hidupnya selanjutnya. Beliau tumbuh menjadi seorang ulama, pemimpin, dan pejuang yang sangat dihormati dan berpengaruh dalam sejarah Islam di Indonesia.

Dengan demikian, aspek Kelahiran dan Masa Kecil dalam biografi Hasyim Asy’ari memberikan wawasan tentang akar dan pembentukan karakter serta pemikiran beliau, yang pada akhirnya berkontribusi pada peran pentingnya dalam masyarakat dan sejarah Indonesia.

Pendidikan dan Keilmuan

Aspek Pendidikan dan Keilmuan memegang peranan penting dalam biografi Hasyim Asy’ari karena membentuk intelektualitas, pemikiran, dan visi keulamaan beliau. Sejak kecil, Hasyim Asy’ari menunjukkan kecerdasan dan semangat belajar yang tinggi, sehingga beliau berguru kepada beberapa ulama terkemuka pada masanya.

  • Pendidikan PesantrenHasyim Asy’ari memulai pendidikannya di pesantren-pesantren tradisional di Jawa Timur, seperti Pesantren Langitan dan Pesantren Tebuireng. Di pesantren-pesantren ini, beliau mempelajari berbagai disiplin ilmu agama, seperti fiqih, usul fiqih, tafsir, dan hadis.
  • Guru-Guru yang BerpengaruhHasyim Asy’ari berguru kepada beberapa ulama terkemuka pada masanya, seperti Kiai Kholil Bangkalan dan Kiai Hasyim Asyari Tebuireng. Guru-guru ini sangat berpengaruh dalam membentuk pemikiran dan karakter Hasyim Asy’ari. Dari mereka, beliau belajar tentang pentingnya keilmuan, kemandirian berpikir, dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Fokus pada Ilmu-Ilmu KeagamaanHasyim Asy’ari memfokuskan pendidikannya pada ilmu-ilmu keagamaan, khususnya fiqih dan usul fiqih. Beliau dikenal sebagai ahli fiqih yang sangat dihormati dan menjadi rujukan bagi umat Islam di Indonesia.
  • Pemikiran Keislaman yang ProgresifMeskipun fokus pada ilmu-ilmu keagamaan, Hasyim Asy’ari memiliki pemikiran keislaman yang progresif. Beliau terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berusaha memadukan ajaran Islam dengan nilai-nilai modernitas.

Dengan demikian, aspek Pendidikan dan Keilmuan dalam biografi Hasyim Asy’ari menunjukkan bahwa beliau adalah seorang ulama yang sangat intelektual dan berwawasan luas. Keilmuan yang beliau miliki menjadi dasar bagi pemikiran, kepemimpinan, dan perjuangan beliau dalam memajukan umat Islam dan bangsa Indonesia.

Pengajaran dan Dakwah

Pengajaran dan dakwah merupakan aspek penting dalam biografi Hasyim Asy’ari karena melalui keduanya beliau menyebarkan ilmu pengetahuan agama dan nilai-nilai Islam kepada masyarakat luas.

  • Pendidikan PesantrenHasyim Asy’ari mendirikan beberapa pesantren, seperti Pesantren Tebuireng dan Pesantren Tambakberas. Pesantren-pesantren ini menjadi pusat pendidikan dan penyebaran ilmu agama Islam di Jawa Timur.
  • Metode Pengajaran yang InovatifHasyim Asy’ari menggunakan metode pengajaran yang inovatif, seperti sistem bandongan dan sorogan. Metode-metode ini efektif dalam menyampaikan ilmu agama kepada para santri.
  • Dakwah yang MencerahkanHasyim Asy’ari dikenal sebagai dai yang sangat berpengaruh. Ceramah-ceramahnya yang berisi ajaran Islam yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari menarik perhatian banyak masyarakat.
  • Perjuangan Melawan Bid’ah dan KhurafatHasyim Asy’ari juga aktif dalam perjuangan melawan bid’ah dan khurafat yang berkembang di masyarakat. Beliau menulis kitab-kitab dan memberikan ceramah-ceramah untuk meluruskan ajaran Islam yang benar.

Melalui pengajaran dan dakwah, Hasyim Asy’ari memainkan peran penting dalam membimbing umat Islam di Indonesia menuju pemahaman agama yang benar dan pengamalan ajaran Islam yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Pendirian NU

Pendirian Nahdlatul Ulama (NU) merupakan peristiwa penting dalam biografi Hasyim Asy’ari. NU didirikan pada tanggal 31 Januari 1926 di Surabaya atas prakarsa Hasyim Asy’ari dan beberapa ulama lainnya.

Pendirian NU dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Kebutuhan akan wadah organisasi yang menyatukan umat Islam di Indonesia untuk menghadapi tantangan zaman.
  • Kekhawatiran terhadap pengaruh paham-paham keagamaan yang dianggap menyimpang dari ajaran Islam yang benar.
  • Keinginan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda.

Hasyim Asy’ari memainkan peran penting dalam pendirian NU. Beliau menjadi Rais Akbar pertama NU dan memimpin organisasi ini selama lebih dari dua dekade. Di bawah kepemimpinan Hasyim Asy’ari, NU tumbuh menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu kekuatan politik yang berpengaruh.

Pendirian NU merupakan tonggak penting dalam sejarah Islam di Indonesia. NU telah memainkan peran penting dalam menyebarkan ajaran Islam yang moderat dan toleran, memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, dan membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.

Perjuangan Kemerdekaan

Perjuangan Kemerdekaan merupakan bagian penting dari biografi Hasyim Asy’ari. Beliau adalah salah satu tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda.

  • Peran Hasyim Asy’ari dalam Perjuangan KemerdekaanHasyim Asy’ari memainkan peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau memimpin Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, untuk mendukung perjuangan kemerdekaan.
  • Resolusi JihadSalah satu kontribusi Hasyim Asy’ari yang paling penting untuk perjuangan kemerdekaan adalah dikeluarkannya Resolusi Jihad pada tanggal 22 Oktober 1945. Resolusi ini menyerukan umat Islam di Indonesia untuk berjihad melawan penjajah Belanda.
  • Pengaruh NU dalam Perjuangan KemerdekaanNU, di bawah kepemimpinan Hasyim Asy’ari, memainkan peran penting dalam memobilisasi umat Islam untuk mendukung perjuangan kemerdekaan. NU juga menyediakan dukungan logistik dan keuangan untuk para pejuang kemerdekaan.
  • Pandangan Hasyim Asy’ari tentang NasionalismeHasyim Asy’ari berpandangan bahwa nasionalisme tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Beliau percaya bahwa umat Islam berkewajiban untuk berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Perjuangan Kemerdekaan merupakan salah satu aspek penting dalam biografi Hasyim Asy’ari. Beliau adalah salah satu tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan kontribusinya sangat besar bagi tercapainya kemerdekaan Indonesia.

Kepemimpinan dan Visi

Dalam biografi Hasyim Asy’ari, aspek Kepemimpinan dan Visi memainkan peran yang sangat penting. Hasyim Asy’ari dikenal sebagai pemimpin yang visioner dan mampu menyatukan umat Islam di Indonesia. Kepemimpinan dan visinya sangat berpengaruh dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan pengembangan Nahdlatul Ulama (NU).

  • Kepemimpinan yang TransformatifHasyim Asy’ari adalah pemimpin yang transformatif yang membawa perubahan positif dalam masyarakat. Beliau mampu menyatukan umat Islam di Indonesia dan memimpin mereka dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Hasyim Asy’ari juga berperan penting dalam pengembangan NU, yang menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia.
  • Visi Nasionalisme dan IslamHasyim Asy’ari memiliki visi yang luas tentang hubungan antara nasionalisme dan Islam. Beliau percaya bahwa umat Islam berkewajiban untuk berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Hasyim Asy’ari juga percaya bahwa ajaran Islam dapat diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Pandangan Keislaman yang ModeratHasyim Asy’ari menganut pandangan keislaman yang moderat. Beliau menolak paham-paham keagamaan yang ekstrem dan berusaha menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin, yaitu Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
  • Warisan KepemimpinanHasyim Asy’ari meninggalkan warisan kepemimpinan yang kuat. Beliau menjadi panutan bagi banyak pemimpin Muslim di Indonesia. Kepemimpinan dan visinya terus menginspirasi umat Islam untuk berkontribusi positif dalam masyarakat.

Dengan demikian, aspek Kepemimpinan dan Visi sangat penting dalam biografi Hasyim Asy’ari. Kepemimpinan dan visinya telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan Islam di Indonesia dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Karya dan Pemikiran

Karya dan pemikiran merupakan bagian penting dari biografi Hasyim Asy’ari. Beliau banyak menulis buku dan risalah tentang berbagai topik, termasuk fiqih, usul fiqh, tasawuf, dan sejarah Islam. Karya-karya Hasyim Asy’ari sangat berpengaruh dalam perkembangan pemikiran keagamaan di Indonesia.

Salah satu karya Hasyim Asy’ari yang paling terkenal adalah kitab “Ad-Durar As-Saniyah fi Tahqiq Al-Masa’il Al-Fiqhiyyah”. Kitab ini membahas berbagai masalah fikih secara komprehensif dan mendalam. Kitab ini menjadi rujukan penting bagi para ulama dan akademisi di Indonesia.

Selain karya tulis, Hasyim Asy’ari juga dikenal sebagai pemikir dan intelektual yang kritis. Beliau banyak menulis artikel dan esai yang diterbitkan di berbagai media massa. Dalam tulisan-tulisannya, Hasyim Asy’ari sering mengkritisi praktik-praktik keagamaan yang menyimpang dari ajaran Islam yang benar. Beliau juga menulis tentang pentingnya persatuan dan kesatuan umat Islam.

Karya dan pemikiran Hasyim Asy’ari sangat penting untuk memahami perkembangan Islam di Indonesia. Beliau adalah salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam membentuk pemikiran keagamaan umat Islam Indonesia.

Wafat dan Makam

Aspek Wafat dan Makam merupakan bagian penting dalam biografi Hasyim Asy’ari karena menandai akhir perjalanan hidup dan perjuangan beliau, sekaligus menjadi tempat peristirahatan terakhirnya yang diziarahi oleh banyak umat Islam.

  • WafatHasyim Asy’ari wafat pada tanggal 25 Juli 1947 di Jombang, Jawa Timur, pada usia 76 tahun. Wafatnya beliau merupakan kehilangan besar bagi umat Islam Indonesia dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
  • MakamHasyim Asy’ari dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Makam beliau menjadi tempat ziarah bagi umat Islam dari seluruh Indonesia. Banyak peziarah yang datang untuk mendoakan beliau dan memohon keberkahan.
  • KaromahMakam Hasyim Asy’ari dikenal memiliki karomah atau kejadian-kejadian luar biasa. Banyak peziarah yang mengaku mengalami kejadian-kejadian aneh dan luar biasa saat berziarah ke makam beliau.
  • Pusat Kegiatan KeagamaanMakam Hasyim Asy’ari menjadi pusat kegiatan keagamaan. Di sekitar makam beliau terdapat beberapa bangunan, seperti masjid, pondok pesantren, dan perpustakaan. Bangunan-bangunan ini digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, shalat berjamaah, dan tahlilan.

Aspek Wafat dan Makam dalam biografi Hasyim Asy’ari memberikan pemahaman tentang akhir perjalanan hidup dan perjuangan beliau. Makam beliau menjadi tempat peristirahatan terakhirnya sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan yang terus dikunjungi oleh banyak umat Islam.

Warisan dan Pengaruh

Aspek Warisan dan Pengaruh sangat penting dalam biografi Hasyim Asy’ari karena menunjukkan dampak dan kontribusi beliau yang terus dirasakan hingga saat ini. Warisan Hasyim Asy’ari meliputi pemikiran keagamaan, perjuangan kemerdekaan, dan kepemimpinan.

  • Pemikiran KeagamaanHasyim Asy’ari meninggalkan warisan pemikiran keagamaan yang moderat dan toleran. Pemikiran beliau menjadi rujukan penting bagi umat Islam Indonesia. Kitab-kitab beliau banyak dipelajari di pesantren-pesantren dan perguruan tinggi Islam.
  • Perjuangan KemerdekaanHasyim Asy’ari adalah salah satu tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Resolusi Jihad yang beliau keluarkan pada tahun 1945 menjadi pemicu bagi umat Islam untuk berjuang melawan penjajah Belanda.
  • KepemimpinanHasyim Asy’ari adalah seorang pemimpin yang visioner dan disegani. Beliau mampu menyatukan umat Islam Indonesia dan memimpin mereka dalam perjuangan kemerdekaan. Kepemimpinan beliau menjadi teladan bagi banyak pemimpin Muslim di Indonesia.
  • Pengaruh BerkelanjutanWarisan Hasyim Asy’ari terus berpengaruh hingga saat ini. Pemikiran keagamaan beliau menjadi rujukan penting bagi umat Islam Indonesia. Perjuangan beliau menjadi inspirasi bagi perjuangan melawan penindasan dan ketidakadilan. Kepemimpinan beliau menjadi teladan bagi pemimpin Muslim dalam memimpin umat.

Dengan demikian, aspek Warisan dan Pengaruh dalam biografi Hasyim Asy’ari menunjukkan bahwa beliau adalah tokoh yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Pemikiran, perjuangan, dan kepemimpinan beliau terus memberikan inspirasi dan menjadi rujukan bagi umat Islam Indonesia.

Pertanyaan Umum tentang Biografi Hasyim Asy’ari

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum tentang biografi Hasyim Asy’ari yang sering diajukan:

Pertanyaan 1: Kapan Hasyim Asy’ari lahir?

 

Jawaban: Hasyim Asy’ari lahir pada tanggal 10 April 1871 di Desa Gedang, Jombang, Jawa Timur.

Pertanyaan 2: Apa peran Hasyim Asy’ari dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia?

 

Jawaban: Hasyim Asy’ari adalah salah satu tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau mengeluarkan Resolusi Jihad pada tahun 1945, yang menyerukan umat Islam untuk berjuang melawan penjajah Belanda.

Pertanyaan 3: Apa saja karya tulis Hasyim Asy’ari yang terkenal?

 

Jawaban: Salah satu karya tulis Hasyim Asy’ari yang terkenal adalah kitab “Ad-Durar As-Saniyah fi Tahqiq Al-Masa’il Al-Fiqhiyyah”, yang membahas berbagai masalah fikih secara komprehensif dan mendalam.

Pertanyaan 4: Di mana Hasyim Asy’ari dimakamkan?

 

Jawaban: Hasyim Asy’ari dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Pertanyaan 5: Apa saja pemikiran keagamaan Hasyim Asy’ari?

 

Jawaban: Hasyim Asy’ari menganut pemikiran keagamaan yang moderat dan toleran. Beliau menolak paham-paham keagamaan yang ekstrem dan berusaha menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin, yaitu Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Pertanyaan 6: Bagaimana pengaruh Hasyim Asy’ari terhadap perkembangan Islam di Indonesia?

 

Jawaban: Hasyim Asy’ari adalah salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam perkembangan Islam di Indonesia. Pemikiran keagamaan beliau menjadi rujukan penting bagi umat Islam Indonesia. Perjuangan beliau menjadi inspirasi bagi perjuangan melawan penindasan dan ketidakadilan. Kepemimpinan beliau menjadi teladan bagi pemimpin Muslim dalam memimpin umat.

Demikianlah beberapa pertanyaan umum tentang biografi Hasyim Asy’ari. Semoga informasi ini bermanfaat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang biografi Hasyim Asy’ari, silakan merujuk ke artikel-artikel terkait.

Tips tentang Biografi Hasyim Asy’ari

Biografi Hasyim Asy’ari merupakan catatan perjalanan hidup dan perjuangan seorang tokoh penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Untuk memahami biografi beliau secara komprehensif, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu:

Tip 1: Pahami Latar Belakang Kehidupan Hasyim Asy’ari

Kehidupan Hasyim Asy’ari tidak dapat dilepaskan dari latar belakang keluarganya, pendidikannya, dan pengalaman masa kecilnya. Dengan memahami latar belakang ini, Anda akan dapat melihat faktor-faktor yang membentuk karakter dan pemikiran beliau.

Tip 2: Pelajari Pemikiran dan Karya Hasyim Asy’ari

Hasyim Asy’ari adalah seorang ulama yang sangat produktif dalam menulis. Beliau menulis banyak kitab dan risalah yang membahas berbagai topik, termasuk fikih, usul fiqh, tasawuf, dan sejarah Islam. Untuk memahami pemikiran Hasyim Asy’ari, Anda perlu mempelajari karya-karyanya tersebut.

Tip 3: Ketahui Peran Hasyim Asy’ari dalam Perjuangan Kemerdekaan

Hasyim Asy’ari adalah salah satu tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau mengeluarkan Resolusi Jihad pada tahun 1945, yang menyerukan umat Islam untuk berjuang melawan penjajah Belanda. Memahami peran beliau dalam perjuangan ini akan memberikan Anda pemahaman yang lebih komprehensif tentang sejarah Indonesia.

Tip 4: Kunjungi Makam Hasyim Asy’ari

Makam Hasyim Asy’ari di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, merupakan tempat yang penting untuk dikunjungi. Di sana, Anda dapat melihat langsung tempat peristirahatan terakhir beliau dan merasakan suasana religius yang kental.

Tip 5: Pelajari Warisan dan Pengaruh Hasyim Asy’ari

Warisan Hasyim Asy’ari sangat besar bagi perkembangan Islam di Indonesia. Pemikiran keagamaan beliau menjadi rujukan penting bagi umat Islam Indonesia. Perjuangan beliau menjadi inspirasi bagi perjuangan melawan penindasan dan ketidakadilan. Kepemimpinan beliau menjadi teladan bagi pemimpin Muslim dalam memimpin umat.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda akan dapat memahami biografi Hasyim Asy’ari secara lebih mendalam dan komprehensif.

Kesimpulan

Biografi Hasyim Asy’ari merupakan sebuah catatan perjalanan hidup dan perjuangan seorang tokoh penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Beliau adalah pendiri Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, dan juga pahlawan nasional Indonesia karena perannya dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda.

Hasyim Asy’ari adalah seorang ulama yang sangat dihormati, baik karena keilmuan maupun kesalehannya. Beliau juga seorang pemimpin yang visioner dan mampu menyatukan umat Islam di Indonesia dalam perjuangan melawan penjajahan. Pemikiran dan perjuangan Hasyim Asy’ari terus menginspirasi umat Islam Indonesia hingga saat ini.

 

Youtube Video:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *