Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu
aksipolisional-2

Tujuan Agresi Militer Belanda I | Tuan Guru

Tujuan Belanda melakukan serangan atas RI yang dimulai sejak 21 Juli 1947 ialah penghancuran RI. Untuk mencapai tujuan tersebut, Belanda tidak bisa melakukannya sekaligus, karena itu pada tahap pertama Belanda harus mencapai sasaran sebagai berikut:

  1. Politik, yaitu pengepungan ibukota RI dan penghapusan RI dari peta (menghilangkan de facto RI);
  2. Ekonomi, yaitu merebut daerah-daerah penghasil bahan makanan (daerah beras di Jawa Barat dan Jawa Timur) dan bahan ekspor (perkebunan di Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera serta pertambangan di Sumatera);
  3. Militer, yaitu penghancuran TNI.

Jika fase pertama dapat dicapai dengan baik, maka fase kedua, yaitu fase penghancuran RI secara sempurna akan dapat dilakukan. Namun agresi militer Belanda I ternyata tidak berhasil mencapai tujuan fase pertama. Ibukota RI memang terkepung dan hubungan ke luar negeri sulit karena pelabuhan-pelabuhan penting dikuasai oleh Belanda. Ekonomi RI mengalami kesulitan pula karena daerah RI yang merupakan penghasil beras jatuh ke tangan Belanda. Tetapi dalam usahanya menghancurkan TNI, Belanda mengalami kegagalan.

aksipolisional-2
Agresi Militer Belanda (www.koranbaru.com)

TNI dalam Perang Kemerdekaan I mempraktekkan sistem pertahanan linear (mempertahankan garis pertahanan) yang ternyata tidak efektif, sehingga TNI terusir dari kota-kota. Akan tetapi TNI tidak mengalami kehancuran, lalu bertahan di desa-desa. Kelak dalam Perang Kemerdekaan II TNI mempraktekkan siasat perang rakyat semesta dengan bergerilya.

Sumber:
Moedjanto, G. 1991. Indonesia Abad ke-20, Jilid 2. Yogyakarta: Kanisius