Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu

Timbulnya Paham Liberalisme | Tuan Guru

Liberalisme adalah suatu paham yang mengutamakan kebebasan individu sebagai nilai politik tertinggi. Paham liberalisme ini timbul sebagai reaksi terhadap penindasan kaum bangsawan dan kaum agama kepada golongan pertengahan dan petani pada masa kerajaan absolut.

Pencetus paham liberalisme dalam bidang ekonomi adalah Adam Smith. Adam smith lahir di kota Kirkcaldy, Scotlandia pada tahun 1723. Waktu remaja ia belajar di Universitas Oxford, dan dari tahun 1751 hingga tahun 1764 ia menjadi mahaguru di Universitas Glasgow.

Karya Adam Smith yang merupakan gagasan pokok liberalisme akonomi adalah “An Inquiry into the Nature of the wealth of Nations” terbit pada tahun 1776. Judul singkatnya “The Wealth of Nations”. Di dalamnya terkadung ide pasar bebas yang bergerak menurut mekanisme pasar. Misalnya, jika persediaan barang yang disenangi kurang, maka harga akan naik dan mendatangkan keuntungan bagi siapa saja yang memproduksinya.

Liberalisme ekonomi yang dipelopori Adam Smith menuntut ekonomi bebas. Inti pendapat Adam Smith lazim dirumuskan dengan “Laissez Faire, Laissez Passer”, sering masih diteruskan dengan “Le monde va de lui meme” (produksi bebas, perdagangan bebas, hukum kodrat akan menyelenggarakan harmonis dunia). Secara umum, istilah ini dapat dipahami sebagai sebuah doktrin ekonomi yang tidak menginginkan adanya campur tangan pemerintah dalam perekonomian.

J.J. Rousseau dapat dipandang sebagai tokoh liberalisme politik. Dalam bukunya “Du Contract Social”, ia mengatakan manusia adalah makhluk merdeka sejak dilahirkan. Menurut Rousseau, negara dibentuk atas kehendak rakyat melalui kontrak sosial. Setelah menerima mandat dari rakyat, penguasa mengembalikan hak-hak rakyat dalam bentuk hak warga negara (civil rights). Sebagai implikasi dari negara yang terbentuk oleh “Perjanjian Masyarakat” harus menjamin kebebasan dan persamaan.