Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu

Penilaian Kompetensi Sosial; Komunikasi dengan Sesama Guru, Tenaga Kependidikan, Orang Tua Peserta Didik, dan Masyarakat | Tuan Guru

Home » PKG » Penilaian Kompetensi Sosial; Komunikasi dengan Sesama Guru, Tenaga Kependidikan, Orang Tua Peserta Didik, dan Masyarakat

Penilaian kinerja guru pada kompetensi sosial (sub kompetensi 12); komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua peserta didik, dan masyarakat dilakukan melalui pemantauan. Dalam hal ini diharapkan guru berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan dengan orang tua peserta didik dan masyarakat. Guru menyediakan informasi resmi (baik lisan maupun tulisan) kepada orang tua peserta didik tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik (sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun). Guru berpartisipasi dalam kegiatan kerjasama antara sekolah dan masyarakat dan berkomunikasi dengan komunitas profesi dan berpartisipasi dalam kegiatan yang relevan.
Indikator penilaian pada kompetensi ini adalah:

  1. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan, kesulitan, dan potensi peserta didik kepada orang tuanya, baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua, teman sejawat, dan dapat menunjukkan buktinya.
  2. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.
  3. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat, berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.

Proses penilaian dilakukan melalui pemantauan, sebagai berikut:

  1. Penilai meminta guru menyediakan dokumen/catatan tentang pertemuan guru dengan orang tua berkaitan dengan kemajuan, kesulitan, dan potensi peserta didik. Cermati dan catat aspek spesifik yang telah dilakukan guru terkait dengan hal-hal tersebut.
  2. Penilai meminta guru menyediakan dokumen/catatan yang membuktikan kerjasamanya dengan teman sejawat dan/atau tenaga kependidikan untuk membantu peserta didik yang membutuhkan layanan khusus (misalnya layanan BK dengan guru BK, layanan administrasi dengan tenaga kependidikan, dsb).
  3. Tanyakan kepada teman sejawat dan/atau orang tua peserta didik tentang perilaku, sikap, atau kegiatan guru yang berhubungan dengan kegiatan non-pembelajaran.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi guru maupun penilai. Dengan mengetahui prosedur penilaian tiap kompetensi maka kita (guru/penilai) dapat lebih awal mempersiapkan diri menghadapi PKG.

Artikel Terkait
•  Prinsip-prinsip Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru
•  Cara Menilai Kinerja Guru dalam PKG
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Mengenal Karakteristik Peserta Didik
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Menguasai Teori & Prinsip Pembelajaran yang Mendidik
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Pengembangan Kurikulum
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Memahami dan Mengembangkan Potensi
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Komunikasi dengan Peserta Didik
•  Penilaian Kompetensi Pedagogik; Penilaian dan Evaluasi
•  Penilaian Kompetensi Kepribadian; Bertindak Sesuai dengan Norma
•  Penilaian Kompetensi Kepribadian; Menunjukkan Pribadi yang Dewasa dan Teladan
•  Penilaian Kompetensi Kepribadian; Etos Kerja, Tanggung Jawab, Rasa Bangga Menjadi Guru
•  Penilaian Kompetensi Sosial; Bersikap Inklusif, Obyektif, Serta Tidak Diskriminatif
•  Penilaian Kompetensi Profesional; Penguasaan Materi, Struktur, Konsep, dan Pola Pikir
•  Penilaian Kompetensi Profesional; Mengembangkan Keprofesian Melalui Tindakan Reflektif