Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu

Pengalaman Belajar Lintas Kurikulum | Tuan Guru

Pengalaman belajar lintas kurikulum dikembangkan dengan tujuan meningkatkan kompetensi, kerjasama, solidaritas, kepemimpinan, empati, toleransi dan keterampilan hidup peserta didik. Pengalaman belajar ini diberikan tidak terbatas pada rumpun pelajaran tertentu, tetapi mencakup berbagai rumpun.

Pengalaman belajar lintas kurikulum dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan di luar dan di dalam kelas antara lain sebagai berikut:
a.  Lomba/Kompetisi

Berbagai kegiatan lomba/kompetisi yang dapat dilakukan dapat mencakup berbagai bidang: (a) lomba bidang sains dan teknologi yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan logis dan teknologi siswa, (b) bidang olahraga dan seni untuk mengembangkan estetika dan kinestetika siswa, dan (c) bidang bahasa untuk mengembangkan keterampilan berkomunikasi.

b.  Perkemahan

Perkemahan dapat melatih siswa untuk hidup mandiri dengan permasalahan yang dihadapi harus dipecahkan sendiri. Perkemahan dapat diberi tema sesuai dengan penekanan yang diinginkan, misalnya perkemahan sosial, atau perkemahan lintas mata pelajaran seperti perkemahan bakti sosial di daerah bencana.

c.  Bakti Sosial

Bakti Sosial diharapkan akan mampu melatih dan mengembangkan empati siswa serta menumbuhkan solidaritas terhadap orang lain sebagai anggota masyarakat

d.  Studi Banding Budaya

Studi Banding Budaya diharapkan dapat menumbuhkan rasa toleransi dan saling menghargai atas dasar kesadaran akan keanekaragaman bangsa Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan sikap menghormati perbedaan.

e.  Penelitian Latihan

Penelitian latihan lintas mata pelajaran dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir logis dan sistematis dalam menghadapi dan memecahkan masalah. Siswa dilatih untuk dapat mengidentifikasi masalah dan menemukan pemecahannya secara kontekstual.

f.  Koperasi Siswa

Koperasi siswa mendorong siswa bekerjasama dalam suatu tim. Selain itu, siswa juga dapat menghargai pekerjaan dan hasil karya orang lain sambil melatih keterampilan berorganisasi.

g.  Kebun/sawah Percobaan dan Bengkel Siswa

Melatih siswa untuk dapat menerapkan teori, konsep, prinsip dan kaidah bidang ilmu yang telah dipelajari ke dalam kegiatan nyata.

Sumber:
Depdiknas. 2003. Pelayanan Profesional Kurikulum 2004; Kegiatan Belajar Mengajar yang Efektif. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Artikel Terkait
•  Kelebihan dan Kekurangan Metode Drill
•  Penilaian Acuan Kriteria
•  Langkah-langkah Pembelajaran Kreatif dan Produktif
•  Pembelajaran Kreatif dan Produktif
•  Pendekatan Monodisiplin dan Interdisipliner dalam Pengorganisasian Materi IPS
•  Fase-fase Belajar Menurut Gagne
•  Tujuan Evaluasi
•  Pengertian Evaluasi
•  Prinsip-prinsip Penilaian
•  Langkah-langkah Pokok dalam Evaluasi Hasil Belajar
•  Bentuk-bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Remedial
•  Penerapan Strategi Mind Maps
•  Teknik Khusus Mengaktifkan Siswa dalam Proses Pembelajaran
•  Penerapan Teori Konstruktivisme di Kelas
•  Ciri-ciri Pembelajaran Konstruktivisme
•  Teori Konstruktivisme dalam Pembelajaran
•  Strategi Pembelajaran Partisipatori
•  Langkah-langkah Strategi Pembelajaran Scaffolding
•  Strategi Pembelajaran Scaffolding
•  Zone of Proximal Development (ZPD)