Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu

Penerapan Strategi Mind Maps | Tuan Guru

Strategi Mind Maps (Peta Pikiran/Ingatan) adalah cara kreatif bagi peserta didik secara individual untuk menghasilkan ide-ide, mencatat pelajaran, atau merencanakan penelitian baru. Dengan memerintahkan kepada peserta didik untuk membuat peta pikiran, mereka akan menemukan kemudahan untuk mengidentifikasi secara jelas dan kreatif apa yang telah mereka pelajari dan apa yang sedang mereka rencanakan.

Prosedur penerapan strategi Mind Maps sebagai berikut:

1.  Pilihlah topik untuk pemetaan pikiran. Beberapa kemungkinan mencakup:

  1. Problem atau isu tentang ide-ide tindakan yang diinginkan untuk mencipatakan ide-ide aksi.
  2. Konsep atau kecakapan yang baru saja diajarkan.
  3. Penelitian yang harus direncanakan oleh siswa.
  1. Konstruksikan bagi kelas peta pikiran yang sederhana yang menggunakan warna, khayalan atau simbol. Misalnya, berjalan ke toko grosir di mana seseoran belanja. Dari peta pikiran yang mengkategorisasikan barang-barang yang dibutuhkan menurut toko di mana semuanya ditemukan (misalnya, hasil bumi dan makanan, buatlah dalam peta pikiran. Guru mendorong seluruh pikiran otak (versus pikiran otak kanan dan otak kiri). Ajaklah peserta didik untuk menceriterakan contoh-contoh sederhana dari kehidupan sehari-hari yang dapat mereka petakan.
  1. Berikan kertas, pena, dan sumber-sumber lain yang Anda pikir akan membantu peserta didik membuat peta pikiran yang berwarna dan indah. Berilah tugas peserta memetakan pikiran. Tunjukkan bahwa mereka memulai peta mereka dengan membuat gambar yang menggambarkan topik atau ide utama. Kemudian, berilah mereka semangat untuk membagi-bagi seluruhnya ke dalam komponen-komponen yang lebih keciln dan mengambarkan komponen-komponen ini hingga batas luar peta (dengan menggunakan dan grafik). Doronglah mereka untuk menghadirkan setiap ide secara bergambar, dengan menggunakan sedikit mungkin kata-kata. Dengan mengikuti ini, mereka dapat mengelaborasi letupan secara detil ke dalam pikiran mereka.
  1. Berikanlah waktu yang banyak bagi peserta didik untuk mengembangkan peta pikiran mereka. Doronglah mereka untuk melihat karya orang lain untuk menstimulasi ide-ide.
  1. Perintahkan kepada peserta didik untuk saling membagi peta pikirannya. Lakukan diskusi tentang nilai cara kreatif untuk menggambarkan ide-ide.

Sumber:
Silberman, Mel. 2009. Active Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Diterjemahkan oleh Sarjuli dkk. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani & YAPPENDIS