Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu

Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal | Tuan Guru

  1. Tingkat kompleksitas, kesulitan/kerumitan setiap indikator, kompetensi dasar, dan standar kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik

Suatu indikator dikatakan memiliki tingkat kompleksitas tinggi, apabila dalam pencapaiannya didukung oleh sekurang-kurangnya satu dari sejumlah kondisi sebagai berikut:

  1. guru yang memahami dengan benar kompetensi yang harus dibelajarkan pada peserta didik;
  2. guru yang kreatif dan inovatif dengan metode pembelajaran yang bervariasi;
  3. guru yang menguasai pengetahuan dan kemampuan sesuai bidang yang diajarkan;
  4. peserta didik dengan kemampuan penalaran tinggi;
  5. peserta didik yang cakap/terampil menerapkan konsep;
  6. peserta didik yang cermat, kreatif dan inovatif dalam penyelesaian tugas/ pekerjaan;
  7. waktu yang cukup lama untuk memahami materi tersebut karena memiliki tingkat kesulitan dan kerumitan yang tinggi, sehingga dalam proses pembelajarannya memerlukan pengulangan/ latihan;
  8. tingkat kemampuan penalaran dan kecermatan yang tinggi agar peserta didik dapat mencapai ketuntasan belajar.
  1. Kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran pada masing-masing sekolah
  1. Sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan tuntutan kompetensi yang harus dicapai peserta didik seperti perpustakaan, laboratorium, dan alat/bahan untuk proses pembelajaran;
  2. Ketersediaan tenaga, manajemen sekolah, dan kepedulian stakeholders sekolah.

Contoh: SK 3.       : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri. KD 3.3    : Menjelaskan keseimbangan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah keseimbangan dengan melakukan percobaan.

Indikator : Menyimpulkan pengaruh perubahan suhu, konsentrasi, tekanan, dan volume pada pergeseran keseimbangan melalui percobaan.

Daya dukung untuk Indikator ini tinggi apabila sekolah mempunyai sarana prasarana yang cukup untuk melakukan percobaan, dan guru mampu menyajikan pembelajaran dengan baik. Tetapi daya dukungnya rendah apabila sekolah tidak mempunyai sarana untuk melakukan percobaan atau guru tidak mampu menyajikan pembelajaran dengan baik.

  1. Tingkat kemampuan (intake) rata-rata peserta didik di sekolah yang bersangkutan

Penetapan intake di kelas VII dapat didasarkan pada hasil seleksi pada saat penerimaan peserta didik baru, Nilai Ujian Nasional/Sekolah, rapor SD, tes seleksi masuk atau psikotes; sedangkan penetapan intake di kelas VIII dan IX berdasarkan kemampuan peserta didik di kelas sebelumnya.

Artikel Terkait
•  Prinsip-prinsip Pembelajaran Remedial
•  Mengenal Cara Berpikir Siswa
•  Bentuk-bentuk Motivasi di Sekolah
•  Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik
•  Analisis Kualitatif Soal Pilihan Ganda
•  Kelebihan dan Kekurangan Metode Drill
•  Penilaian Acuan Kriteria
•  Langkah-langkah Pembelajaran Kreatif dan Produktif
•  Pembelajaran Kreatif dan Produktif
•  Pendekatan Monodisiplin dan Interdisipliner dalam Pengorganisasian Materi IPS
•  Fase-fase Belajar Menurut Gagne
•  Tujuan Evaluasi
•  Pengertian Evaluasi
•  Prinsip-prinsip Penilaian
•  Langkah-langkah Pokok dalam Evaluasi Hasil Belajar
•  Tingkatan Soal untuk Domain Kognitif
•  Tingkatan Ranah Afektif
•  Penerapan Pendekatan Kontekstual di Kelas
•  Prinsip-prinsip Penyusunan RPP
•  Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi dalam Kegiatan Pembelajaran