Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu

Kongres Wina (1814-1815) dan Akibatnya bagi Indonesia | Tuan Guru

Perang Koalisi di Eropa berakhir tahun 1814 ketika Inggris dan negara koalisi berhasil mengalahkan Perancis. Pada tanggal 4 Mei 1814, Napoleon Bonaparte ditangkap dan dibuang ke Pulau Elba. Dalam Konvensi London, 13 Agustus 1814, Inggris berjanji akan mengembalikan kepada Belanda daerah jajahannya yang pernah direbutnya sejak tahun 1803.

Usai perang tersebut, bangsa-bangsa Eropa yang berkoalisi melawan Prancis lalu mengadakan Kongres Wina (1814-1815). Kongres Wina adalah pertemuan yang berlangsung di Wina, Austria (1 September 1814 hingga 9 Juni 1815) antara wakil-wakil kekuatan besar Eropa, dipimpin oleh negarawan Austria, Klemens Wenzel von Metternich. Tujuannya adalah mengembalikan kondisi daratan Eropa ke keadaan sebelum perang dan menghukum Perancis.

Salah satu isi Kongres Wina adalah penentuan kembali batas dan wilayah-wilayah negara dan koloni Eropa seperti keadaan sebelum terjadinya perang Napoleon (Perang Koalisi). Selain itu juga diputuskan untuk memperkuat negara-negara yang berbatasan langsung dengan Perancis sebagai benteng dan penjagaan apabila sewaktu-waktu Perancis melancarkan agresinya kembali.

Berdasarkan itu, maka Belanda sebagai negara yang berbatasan dengan Perancis harus diperkuat agar dapat menjadi benteng. Untuk itu wilayah jajahan Belanda, yakni Hindia Belanda yang telah dikuasai Inggris harus diserahkan kembali kepada Kerajaan Belanda sebagaimana sebelumnya. Akhirnya pada tahun 1816 John Fendell (pengganti Raffles) secara resmi menyerahkan Indonesia kepada Belanda. Untuk mengambil alih pemerintahan di Indonesia, Raja Willem mengirimkan tiga Komisaris Jenderal, yakni C. Th. Elout sebagai kepala komite, Buyskes, seorang komandan angkatan laut, dan van der Capellen, yang ditunjuk sebagai Gubernur Jenderal dan akan tinggal di Indonesia.

Kepustakaan:
Simbolon, Parakitri T. 2006. Menjadi Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Vlekke, Bernard H.M. 2008. Nusantara: Sejarah Indonesia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Artikel Terkait dengan Sejarah
•  Sikap Bangsa Indonesia terhadap Kedatangan Sekutu
•  Tujuan Kedatangan Sekutu di Indonesia
•  Kedudukan Hindia Belanda Berdasarkan Perjanjian Potsdam
•  Latar Belakang Revolusi Perancis
•  Latar Belakang Lahirnya Reformasi
•  Pertumbuhan dan Perkembangan Humanisme
•  Pengaruh Kebudayaan Islam di Andalusia (Spanyol) terhadap Perkembangan Eropa
•  Latar Belakang Renaissance
•  Pengertian Humanisme
•  Pengertian Sejarah
•  Politik Luar Negeri Jepang Setelah Kegagalan Ekspansinya ke Cina
•  Ekspansi Jepang Ke Cina
•  Latar Belakang Imperialisme Jepang
•  Metodologi Penelitian Sejarah
•  Sejarah Terbentuknya Angkatan Perang Republik Indonesia
•  Pan Islamisme
•  Biografi Singkat Tan Malaka
•  Peranan Pers dalam Pergerakan Nasional Indonesia
•  Karakteristik Perjuangan Islam Melawan Imperialisme Barat
•  Terbentuknya Kolonialisme Belanda di Indonesia