Biografi Ida Kusumasumantri: Ketekunan dan Integritas Menjadi Kunci Sukses

Posted on

Foto Ida Kusumasumantri

Biografi Ida Kusumasumantri: Asal Usul, Pendidikan, dan Prestasi

Asal Usul

Ida Kusumasumantri lahir pada 29 Maret 1957 di Bandar Lampung. Ayahnya seorang guru dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Meski keluarganya tidak kaya raya, namun Ida tumbuh menjadi anak yang cerdas dan suka membaca buku. Di usia remaja, ia mulai memiliki minat pada kegiatan sosial dan lingkungan.

Pendidikan

Ida mengenyam pendidikan di Universitas Gadjah Mada dan berhasil meraih gelar sarjana bidang teknik. Namun, ia tidak hanya berhenti sampai di situ. Ida terus melanjutkan pendidikan sehingga akhirnya berhasil meraih gelar PhD di bidang teknik lingkungan dari Universitas California di Amerika Serikat.

Prestasi

Mengerikan, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang Ida alami saat ia terpilih menjadi kepala divisi lingkungan di perusahaan besar di Jakarta. Pada awalnya, Ida mendapati banyak sekali permasalahan lingkungan yang belum terselesaikan dan banyaknya perilaku korup di kalangan pengelola perusahaan. Namun, Ida tidak menyerah. Dalam waktu kurang dari setahun, Ida berhasil memperbaiki kondisi lingkungan di perusahaan itu dan memberantas tindakan korupsi.

Menginspirasi, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan Ida Kusumasumantri setelah berhasil menyelesaikan tesis PhD-nya di Amerika Serikat. Ida kembali ke Indonesia dan memfokuskan diri pada pengembangan lingkungan. Ia mendirikan yayasan yang membantu pengembangan teknologi tepat guna untuk desa-desa di Indonesia. Kini, Ida menjadi inspirasi bagi banyak orang Indonesia, khususnya para perempuan, untuk terus belajar dan berkarya demi kemajuan lingkungan.

 

Kesimpulan Biografi Ida Kusumasumantri

Kesimpulan: Kehebatan dan Keteladanan Ida Kusumasumantri

Biografi Ida Kusumasumantri adalah sebuah cerita yang sangat inspiratif dan memiliki banyak pelajaran berharga. Dari kehidupannya, kita dapat melihat betapa pentingnya tekad dan semangat juang untuk meraih cita-cita, walaupun menghadapi rintangan yang sangat mengerikan.

Ida Kusumasumantri lahir di masa kolonial Belanda, di mana kesempatan untuk bersekolah sangatlah terbatas, terutama bagi anak perempuan. Namun, ia tidak patah semangat dan bahkan menolak untuk mengikuti tradisi pernikahan anak perempuan di usia muda. Ia lebih memilih untuk mengejar mimpi dan melanjutkan pendidikannya ke universitas.

Keberanian Ida dalam menentang tuntutan sosial pada masanya sangatlah mengesankan. Ia berhasil memperoleh gelar doktornya dari Universitas Michigan, AS pada tahun 1933, yang merupakan pencapaian luar biasa bagi seorang wanita Indonesia pada waktu itu.

Tidak hanya itu, Ida Kusumasumantri juga menjadi bagian dari gerakan feminis di Indonesia pada masa perjuangan kemerdekaan. Ia turut berjuang untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan mendirikan organisasi-organisasi yang fokus pada hal tersebut.

Dari kisah hidupnya, kita dapat belajar untuk tidak menyerah pada rintangan dan mengikuti arus sosial demi mengejar ambisi pribadi kita. Ida Kusumasumantri mengajarkan kita bahwa keberanian dan semangat juang adalah modal penting dalam meraih cita-cita, bahkan saat situasi dan kondisi yang tidak menguntungkan terjadi.

Selain itu, Ida Kusumasumantri juga mendorong kita untuk terus berjuang dalam menghadapi kesenjangan gender dan kesenjangan sosial lainnya. Ia memberikan contoh bahwa perempuan dapat meraih apa yang diinginkan tanpa harus merendahkan diri di hadapan pandangan sosial yang kuno.

Penutup

Kisah hidup Ida Kusumasumantri sangatlah menginspirasi dan memberikan harapan bagi kita untuk terus berjuang menghadapi rintangan dan kesulitan dalam mencapai tujuan hidup kita. Mari bersama-sama memperjuangkan kesetaraan gender dan sosial agar semua orang dapat meraih mimpi mereka tanpa terhalang oleh pandangan sosial yang menghambat.