Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu

Bentuk-bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Remedial | Tuan Guru

Setelah memahami kesulitan belajar yang dihadapi peserta didik, langkah berikutnya adalah memberikan perlakuan berupa pembelajaran remedial. Bentuk-bentuk pelaksanaan pembelajaran remedial antara lain:
1.  Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda

Pembelajaran ulang dapat disampaikan dengan cara penyederhanaan materi, variasi cara penyajian, penyederhanaan tes/pertanyaan. Pembelajaran ulang dilakukan bilamana sebagian besar atau semua peserta didik belum mencapai ketuntasan belajar atau mengalami kesulitan belajar. Pendidik perlu memberikan penjelasan kembali dengan menggunakan metode dan/atau media yang lebih tepat.

2.  Pemberian bimbingan secara khusus

Ketika dalam pembelajaran klasikal peserta didik mengalami kesulitan, perlu dipilih alternatif tindak lanjut berupa pemberian bimbingan secara individual. Pemberian bimbingan perorangan merupakan implikasi peran pendidik sebagai tutor. Sistem tutorial dilaksanakan bilamana terdapat satu atau beberapa peserta didik yang belum berhasil mencapai ketuntasan.

3.  Pemberian tugas-tugas latihan secara khusus

Dalam rangka menerapkan prinsip pengulangan, tugas-tugas latihan perlu diperbanyak agar peserta didik tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan tes akhir. Latihan intensif (drill) dimaksudkan agar peserta didik dapat menguasai kompetensi yang ditetapkan.

4.  Pemanfaatan tutor sebaya

Tutor sebaya adalah teman sekelas yang memiliki kecepatan belajar lebih. Mereka perlu dimanfaatkan untuk memberikan tutorial kepada rekannya yang mengalami kelambatan belajar. Dengan teman sebaya diharapkan peserta didik yang mengalami kesulitan belajar akan lebih terbuka dan akrab.

Hasil belajar yang menunjukkan tingkat pencapaian kompetensi melalui penilaian diperoleh dari penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses diperoleh melalui postes, tes kinerja, observasi dan lain-lain. Sedangkan penilaian hasil diperoleh melalui ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester.

Jika peserta didik tidak lulus karena penilaian hasil maka sebaiknya hanya mengulang tes tersebut dengan pembelajaran ulang jika diperlukan. Namun apabila ketidaklulusan akibat penilaian proses yang tidak diikuti (misalnya kinerja praktik, diskusi/presentasi kelompok) maka sebaiknya peserta didik mengulang semua proses yang harus diikuti.

Sumber:
Depdiknas, 2008. Sistem Penilaian KTSP; Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Remedial. Jakarta: Dir. PSMA

Artikel Terkait
•  Strategi True or False
•  Strategi Exchanging Viewpoint
•  Strategi Pembelajaran Really Getting Acquainted
•  Strategi Active Knowledge Sharing
•  Strategi Pembelajaran The Company You Keep
•  Strategi Inkuiri
•  Tipe-tipe Belajar
•  Strategi Lightening The Learning Climate
•  Strategi Pembelajaran Peer Lesson
•  Penerapan Strategi Mind Maps
•  Strategi Everyone is Teacher Here
•  Meningkatkan Kemampuan Pronunciation Bahasa Inggris Siswa
•  Pemanfaatan Video Sebagai Media untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa
•  Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT)
•  Teknik Tes dan Non Tes dalam Evaluasi
•  Manfaat Media dalam Kegiatan Belajar Mengajar
•  Ciri Pokok Kegiatan Belajar Mengajar
•  Pembelajaran Terpadu
•  Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Melalui Teknik Gali Kunci
•  Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT)