Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu
dzunnunal-mishri-1

Ajaran Guru Sufi; Dzun Nun al-Mishri | Tuan Guru

dzunnunal-mishri-1

Dzun Nun adalah seorang Mesir yang menjelajah luas untuk belajar sufisme dan dihukum karena ajarannya tentang sufisme. Dia dianggap sebagai salah satu “Wali yang Tersembunyi” dan Wali Qutb oleh para sufi sezamannya. Dia memiliki wawasan yang luas tentang misteri-misteri Ilahi dan doktrin Kesatuan. Beliau adalah guru sufi besar di zamannya. Berikut pembicaraan beliau tentang hakikat :

Pada perjalanan pertamaku, aku temukan sejenis ilmu yang dapat diterima baik oleh kaum pilihan maupun kaum awam. Saat perjalanan kedua, kuperoleh ilmu yang dapat diterima oleh kaum pilihan dan bukan untuk kaum awam. Pada perjalanan ketiga, ilmu yang tidak dapat diterima, baik oleh kaum pilihan maupun kaum awam, dan aku masih saja terdampar dan sendirian.

Ilmu pertama adalah pertobatan, yang baik kaum pilihan maupun kaum awam menerimanya. Kedua adalah kepercayaan kepada Allah dan keintiman dengan-Nya, yang hanya diterima oleh kaum pilihan. Dan ketiga adalah hakikat, yang berada di atas jangkauan manusia cerdas dan berakal, sehingga mereka menolaknya.

Ada tiga jenis ilmu, pertama, ilmu tentang Keesaan Tuhan dan ilmu ini dipahami oleh semua kaum beriman. Kedua, ilmu yang didapat dengan pembuktian dan penunjukan, dan ilmu ini milik orang-orang bijak dan mulia serta orang-orang pintar. Dan ketiga, ilmu Sifat-sifat Kesatuan, dan ini milik para wali, mereka yang merenungkan Wajah Tuhan dalam kalbu mereka, sehingga Tuhan menampakkan Diri di hadapan mereka dengan cara di mana Dia tidak terlihat oleh orang-orang lain di dunia ini.