Tuan Guru
Menghidupkan Kembali Sosok Tuan Guru Yang Ditiru dan Digugu
abulqasimal-qusyairi

Ajaran Guru Sufi; Abul Qasim al-Qusyairi | Tuan Guru

abulqasimal-qusyairi Abul-Qasim al-Qusyairi dilahirkan di Nishapur. Dia melakukan studi khusus tentang doktrin-doktrin sufi dan “Risalah” yang ditulisnya merupakan kitab yang berharga sebagai referensi tentang sufisme. Al-Qusyairi menjelaskan: Syukur adalah penglihatan Sang Pemberi, bukan berkah, ia berasal dari Tuhan sendiri. Harap dan rasa takut seperti dua sayap seekor burung, ketika ia sedang terbang lurus menuju tujuannya: jika satu sayap patah, ia tidak akan bisa terbang dan jika kedua sayap patah, ia akan mati. Harap adalah menyaksikan Tuhan dalam Keindahan-Nya yang sempurna.

Penampakan Ilahi yang muncul kepada orang-orang yang sedang menunggu dalam harap, datang seperti kilat-kilat cahaya, kemudian seperti sinar-sinar cahaya dan cahaya itu kemudian begitu semarak.

Oh cahaya yang mengilat cepat, dari mana batas kaki langit bersinar? Awalnya datang seperti kilat-kilat, lalu sinar-sinar, lalu semarak penuh seperti sebuah cahaya yang berpendar,

Mewujud hanya kepada mereka yang tak berselimut

Seorang hamba adalah seperti sebuah tubuh di tangan Tuhan, terdampar di kedalaman samudera Kesatuan, yang telah berpaling dari keakuan dan dari keinginan-keinginan makhluk ciptaan, sehingga akhirnya sang hamba kembali seperti semula, sebelum dia mengawali.